Soppeng, onlinekasus.com – Isu perselingkuhan yang belakangan menyeret nama HK, anggota DPRD Kabupaten Soppeng, segera mendapatkan klarifikasi dari yang bersangkutan. HK menegaskan bahwa gosip tersebut tidak benar dan bermula dari kesalahpahaman.
Dalam penuturannya kepada media lokal, HK menjelaskan bahwa pada hari kejadian, dirinya tengah melakukan perjalanan dari Makassar menuju Soppeng. Dalam perjalanan itu, ia sempat singgah di kediaman kerabatnya di Mandalle, Kabupaten Pangkep, untuk beristirahat dan menunaikan salat magrib.
“Saya sengaja singgah karena perjalanan cukup jauh. Setelah shalat magrib, saya bermaksud kembali bergerak ke Soppeng,” ujar HK.
Menurut penjelasan HK, terdapat seorang kerabat perempuan yang hendak ikut ke masjid bersamanya. Setelah salat, perempuan tersebut meminta untuk diturunkan di suatu titik karena ada saudaranya yang menunggu di lokasi tersebut. HK mengaku mematuhi permintaan itu lalu kembali ke tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan.
Namun, isu mulai muncul saat salah satu anak HK ternyata mengikuti perjalanan tersebut dan menyangka ayahnya melakukan perselingkuhan. “Saya tidak tahu kalau anak saya mengikuti dari belakang,” tambahnya, menyebut bahwa kesalahpahaman tersebut sempat memicu desas-desus.
HK menyatakan bahwa persoalan ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan dan melalui jalur kepolisian. “Sudah dibicarakan dan diselesaikan di kantor polisi, meskipun saya sendiri tak mengetahui dengan pasti polres mana yang menangani – mungkin di Barru,” tuturnya.
Anggota dewan ini kembali menegaskan bahwa isu perselingkuhan yang beredar jauh dari fakta. Baginya, kabar tersebut sangat merugikan nama baiknya sebagai wakil rakyat. “Saya berharap publik tidak terjebak dalam isu yang tidak benar. Ini murni salah paham,” tutup HK.
Dengan klarifikasi ini, ia berharap masyarakat dapat memahami kronologi sebenarnya dan tidak terus menyebarkan isu yang belum jelas kebenarannya.







