Lapas Parepare Turut Berpartisipasi, Kemah Bhakti Pramuka Pemasyarakatan 2025 di Makassar 

Berita, Hukum, Pemerintah350 Dilihat

MAKASSAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, turut berpartisipasi dalam kegiatan Kemah Bhakti Pramuka Pemasyarakatan Tahun 2025 yang dipusatkan di Lapas Kelas I Makassar. Acara pembukaan berlangsung hari ini dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan. Tahun ini, Kemah Bhakti mengusung tema “Tangguh dalam Cobaan, Tumbuh dalam Pembinaan”, sebagai refleksi semangat warga binaan dalam menghadapi tantangan hidup dan tumbuh menjadi pribadi lebih baik, kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan mental, spiritual dan kedisiplinan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), melalui wadah Gerakan Pramuka. Lapas Parepare sendiri mengutus 10 orang WBP yang tergabung dalam Gugus Depan (Gudep) Baharuddin Lopa, untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten menyampaikan, bahwa partisipasi dalam Kemah Bhakti Pramuka ini merupakan salah satu bentuk implementasi program pembinaan kepribadian bagi WBP. Melalui kegiatan ini, pihak WBP dapat belajar nilai – nilai kedisiplinan, kemandirian, serta kebersamaan yang diharapkan menjadi bekal positif saat mereka kembali ke masyarakat.

Dalam sambutan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi menyampaikan, apresiasi kepada jajaran pemasyarakatan yang terus berinovasi dalam memberikan pembinaan bagi WBP melalui berbagai program positif, termasuk Gerakan Pramuka. Bahwa pembinaan ini penting, untuk mendukung program reintegrasi sosial. Dengan keterlibatan aktif Lapas Parepare dalam Kemah Bhakti Pramuka, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif.

Kegiatan ini juga sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian WBP. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *