PAREPARE – Anggota DPRD Kota Parepare, Jusvari Genda, kembali menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi masyarakat. Melalui agenda reses yang di gelar di daerah pemilihan (Dapil) Bacukiki, Jusvari turun langsung ke masyarakat untuk mendengar berbagai keluhan dan harapan mereka, jumat (19/9/2025).
Kegiatan reses ini dilaksanakan di dua titik berbeda, sesi pertama berlangsung di Lapangan Lemoe, kecamatan Bacukiki, pada kamis 18 September 2025. Sesi berikutnya di gelar hari ini jumat, bertempat di kompleks perumahan Blok H. Kedua kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga yang antusias menyampaikan aspirasi mereka.
Dalam sambutan Anggota DPRD Parepare, Jusvari mengungkapkan, bahwa sedikitnya sembilan usulan masyarakat berhasil di himpun selama dua hari pelaksanaan reses, usulan tersebut siap di perjuangkannya, agar dapat diakomodir dalam program Pemerintah Kota Parepare. Semoga reses kali ini banyak masukan yang bisa menjadi catatan dan di perjuangkan, agar teralisasikan pemerintah. Di reses sebelumnya, seperti jalanan di Lemoe, sudah di ukur oleh Dinas PUPR dan kami harapkan bisa masuk dalam APBD 2026.
Beberapa usulan yang disampaikan masyarakat antara lain datang dari Hasmiati, menginginkan bantuan perlengkapan usaha katering dan berharap bisa mendapatkan bantuan mesin jahit, guna membuka usaha setelah menyelesaikan kursus menjahit dan memiliki sertifikat. Sementara itu, Selvi dari RW 3, Abbanuangnge mengusulkan bantuan sarana olahraga voli seperti bola, jaring dan tiang net
Sedangkan mewakili warga Ketua RW Lemoe, Firman menyampaikan, aspirasi yang mencakup kebutuhan peralatan pertukangan, pertanian, perkebunan, perbengkelan, serta perbaikan jalan lingkungan.
Menanggapi beragam masukan tersebut, legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Jusvari menyatakan, siap memperjuangkan seluruh aspirasi, khususnya yang bersifat mendesak dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Pentingnya komunikasi berkelanjutan, antara masyarakat dan wakil rakyat agar penyaluran aspirasi berjalan efektif. Usulan – usulannya sesuai kebutuhan seperti bantuan peralatan pertanian, kuliner, bengkel dan pertukangan. Bisa kami usulkan lewat Musrenbang, tapi juga bisa lewat reses agar bisa lebih cepat ditindaklanjuti.
“Selain itu, saya juga menyoroti persoalan pengangkutan sampah di wilayah Lemoe, saya akan memperjuangkan agar kendaraan sampah bisa menjangkau lorong-lorong kecil yang selama ini sulit diakses. Mengakhiri kegiatan resesnya, saya berpesan, agar RT dan RW lebih aktif dalam menjembatani aspirasi masyarakat ke DPRD. Insya Allah saya siap terbuka 24 jam, untuk menerima aspirasi masyarakat, “Tutur Jusvari yang akrab disapa Pamulang. (*)







