Pemilik Lampu Merek MAZOA Klarifikasi Isu Produk KW: “Itu Hoaks, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita, Nasional776 Dilihat

SOPPENG, KASUSTA.COM – Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait dugaan beredarnya lampu merek MAZOA versi KW atau palsu, pihak perusahaan akhirnya angkat bicara. Pemilik Lampu merek MAZOA, H. AKBAR, yang berdomisili di Kabupaten Soppeng, memberikan klarifikasi tegas bahwa kabar tersebut adalah tidak benar alias hoaks

“Kami menyatakan bahwa isu atau kabar yang beredar di media sosial mengenai produk Lampu merek MAZOA yang disebut KW atau palsu adalah tidak benar. Itu hoaks. Kami siap mempertanggungjawabkan secara hukum kualitas dan keaslian produk yang kami distribusikan,” tegas H. AKBAR dalam keterangannya kepada media, Senin (14/07/2025).

H. AKBAR  juga menyatakan keberatannya atas penyebaran informasi yang menurutnya dapat merusak citra perusahaan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah hukum terhadap siapa pun yang menyebarkan fitnah tanpa bukti.

“Jika ada pihak yang menyebarkan isu palsu tanpa dasar atau bukti kuat, maka dalam waktu dekat akan kami laporkan ke pihak berwajib. Ini menyangkut nama baik perusahaan dan kepercayaan pelanggan kami yang selama ini sudah kami jaga,” tambahnya.

Ia juga menghimbau kepada para pelanggan dan masyarakat luas agar tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang tidak jelas sumbernya. “Kami meminta pelanggan setia kami untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang tidak terbukti kebenarannya. Jika ada yang mencurigai produk palsu, segera laporkan ke pihak yang berwajib,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta bantuan aparat penegak hukum untuk menindak tegas jika ada pihak yang memalsukan produk dengan menggunakan nama MAZOA tanpa sepengetahuan pihak perusahaan.

“Kami juga minta kepada aparat penegak hukum jika menemukan Lampu merek mengatasnamakan MAZOA tanpa seizin kami, segera ditindak dan diamankan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah pelanggan dan penjual produk Lampu merek MAZOA di Soppeng mengaku resah setelah munculnya kabar di media sosial mengenai dugaan adanya produk KW yang beredar di pasaran. Beberapa pelanggan menyatakan kesulitan membedakan antara produk asli dan palsu, sementara para penjual mengeluhkan turunnya omzet penjualan akibat menurunnya kepercayaan konsumen.

“Kami berharap perusahaan memberikan klarifikasi resmi dan edukasi agar konsumen bisa membedakan produk asli dan palsu,” ujar Dedi, salah satu pelanggan, dalam wawancara sebelumnya.

Yadi, seorang pemilik toko, juga menyampaikan keresahan yang sama. “Beberapa hari ini omzet toko kami menurun drastis. Banyak pelanggan yang ragu untuk membeli setelah mendengar isu tersebut. Kami berharap ada kejelasan dan tindakan dari perusahaan,” ungkapnya.

H. AKBAR menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali bahwa MAZOA berkomitmen penuh menjaga kualitas dan keaslian produk, serta membuka diri terhadap laporan-laporan yang masuk terkait dugaan pemalsuan.

“MAZOA tetap konsisten menjaga mutu dan kepercayaan konsumen. Kami akan terus memantau dan menindak segala bentuk pelanggaran atas nama merek kami,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwa, sertifikat SNI pada produk bukanlah satu-satunya acuan untuk menentukan keaslian suatu produk, karena siapa pun bisa saja menyalin label atau kemasan. Penentu utama keaslian adalah pemilik sah dari hak paten produk tersebut.

“Jadi kami tegaskan, yang bisa memastikan suatu produk asli atau palsu adalah pemilik sah dari merek dagang dan hak paten itu sendiri, bukan hanya berdasarkan label atau stiker. Kami punya data distribusi dan produksi yang akurat,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *