PAREPARE – 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, sudah hampir merampungkan pelaksanaan temu konstituen atau reses, untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Setelah rampung seluruhnya, maka aspirasi masyarakat yang diserap akan dikumpulkan, untuk selanjutnya diserahkan secara paripurna di DPRD, senin (26/5/2025).
Terungkap dalam reses 25 anggota DPRD ini, kebanyakan persoalan sampah yang paling dikeluhkan warga. Kemudian, masalah infrastruktur jalan, sisanya usulan bantuan UMKM, pertanian dan nelayan.
Wakil Ketua II DPRD Kota Parepare, Yusuf Lapanna mengatakan, akan dijadwalkan rapat penyerahan hasil reses yang dilakukan teman-teman 25 anggota DPRD, maka Sekretariat nantinya akan mengumpulkan seluruh hasil reses berupa usulan atau aspirasi warga yang diserap. Jadi nantinya kita akan jadwalkan rapat penyerahan hasil reses, dari masing-masing anggota dewan. Untuk persoalan pelayanan sampah yang paling banyak menjadi keluhan atau aspirasi warga yang diterima anggota DPRD, saat melaksanakan reses atau temu konstituen di daerah pemilihannya. Sayapun prihatin persoalan sampah menjadi kondisi kekiniaan di Kota Parepare, sehingga ada kecenderungan masyarakat resah. Kalau melihat kondisi personel kebersihan itu, tidak ada pengurangan personel dari tahun-tahun lalu, begitu pun juga dengan armada.
“Walau pun ada permintaan penambahan. Namun DPRD bersama dinas terkait akan tindak lanjuti untuk mencari solusinya. Selain sampah, masalah infrastruktur di Kecamatan Bacukiki juga menjadi aspirasi warga, seperti saat saya reses dibeberapa titik di Bacukiki, persoalan sampah yang ada di dekat jalan menuju stadion dan area stadion itu. Terkadang sampah tidak terangkut oleh armada, begitu juga masalah infrasktruktur, khususnya jalan yang rusak. Ada juga masalah pelayanan, walaupun aspirasi itu tidak sebanyak masalah sampah, “Tutur legislator Gerindra ini. (*)







